Top investigasi |SIAK, 6 Mei 2026– Kasdim 0322/Siak Mayor Inf Indra Mangaratua Samosir menghadiri Pertemuan Audensi Komsos Kegiatan Pemulihan Tanah Terkontaminasi Minyak (TTM) dan Pasca Operasi PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), Rabu, 6 Mei 2026 pukul 10.30 WIB di Ruang Rapat Zamrud Room, Komplek Rumah Rakyat, Jl. Raja Kecik, Kelurahan Kampung Rempak, Kecamatan Siak.
Audiensi dipimpin Wakil Bupati Siak Syamsurizal,S.Ag. M.Si. dan dihadiri Kepala SKK Migas Sumbagut Yanin Kholison, Manager PHR Robi, Pasi Ops Dim 0322/Siak Kapten Inf Ahmad Tahir Dasopang, Pasi Ter Dim 0322/Siak Kapten Arh Rio P., unsur Polres Siak, Satpol PP Siak, serta undangan lainnya.
Dalam paparannya, SKK Migas Sumbagut menegaskan bahwa penanganan TTM merupakan penugasan kepada PHR untuk memulihkan dampak lingkungan akibat aktivitas operator sebelumnya di Wilayah Kerja Rokan. Kegiatan ini mengacu pada prinsip _polluter pays_ sesuai UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
*Cakupan & Progres TTM:*
Terdapat sekitar 250 lokasi TTM tersebar di 5 kabupaten/kota dengan estimasi luas terdampak 9,3 juta meter persegi dan volume tanah terkontaminasi sekitar 6 juta meter kubik, mencakup kurang lebih 3.000 persil lahan. Program ditargetkan selesai hingga 2030, dilanjutkan monitoring 1 tahun.
Hingga Februari 2026, PHR telah menyelesaikan pemulihan di 17 lokasi yang memperoleh Surat Status Pemulihan Lahan Terkontaminasi (SSPLT) dari Kementerian Lingkungan Hidup. Selain itu, 3 lokasi tahap evaluasi keberhasilan, 37 lokasi dalam proses pemulihan, dan 25 usulan RPFLH dalam proses persetujuan.
*Tantangan & Dukungan:*
PHR menyampaikan tantangan di lapangan meliputi akses lahan, validasi sampling, persetujuan RPFLH, percepatan pelaksanaan, pergantian organisasi stakeholder, hingga sanksi administrasi. Untuk Kegiatan Pasca Operasi (KPO), tantangan berupa lokasi sumur/fasilitas dekat pemukiman, pasar, jalan raya, kebun sawit, serta proses pembebasan lokasi.
PHR mengharapkan dukungan Forkopimda untuk koordinasi dan kolaborasi, fasilitasi penyelesaian tantangan sosial, serta koordinasi lintas institusi. Seluruh kegiatan pemulihan TTM mendapat pendampingan pengamanan dari Kejaksaan Jamintel.
Kasdim 0322/Siak Mayor Inf Indra Mangaratua Samosir menegaskan komitmen Kodim. “Kodim 0322/Siak siap mendukung penuh kelancaran penugasan PHR. Kami akan bantu fasilitasi pendekatan sosial dan pengamanan di lapangan agar program pemulihan lingkungan ini berjalan aman, transparan, dan tidak menimbulkan gejolak,” tegasnya.
Selain TTM, KPO PHR mencakup penutupan sumur, pembongkaran fasilitas migas, serta pemulihan lokasi di Bengkalis, Rokan Hilir, dan Kampar dengan total panjang pembongkaran pipa mencapai puluhan kilometer.
Kegiatan audiensi selesai pukul 11.45 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. PHR berkomitmen menjalankan penugasan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan perundang-undangan demi pemulihan lingkungan berkelanjutan bagi masyarakat.
Kabiro pekanbaru ;( Harry mazora)
*Staf Penerangan Kodim 0322/Siak*
