TOP INVESTIGASI

Senin, 23 Februari 2026

Viral di Sosial Media! Diduga Akan Ditembak dan Dilecehkan Oleh Terduga Direkturnya Tempat Suaminya Bekerja, Ibu ini Berjuang Cari Keadilan Untuk Suami dan Anak nya




TOP investigasi|KABUPATEN BEKASI, BERITA VIRAL NASIONAL - Sebuah kisah pilu yang dialami oleh seorang ibu yang berjuang mencari keadilan untuk suami dan anaknya. Ia telah mengalami pengancaman pembunuhan, pelecehan verbal, dan pengusiran yang menurut penjelasan berada di tempat suami nya bekerja yang berada di PT. Dian Pandu Utama di Cikarang Utara, area Kabupaten Bekasi.


Kejadian ini terjadi pada tanggal 6 Februari 2026, ketika ia mencoba mengkonfirmasi beberapa hal terkait dengan suaminya. Ia diancam ditemb4k dan dilec3hkan secara verbal dengan kata-kata yang sangat tidak pantas.


"Saya sebagai perempuan, sebagai seorang istri dan sebagai seorang ibu berdiri tanpa rasa lelah dan tanpa rasa frustasi untuk mencari keadilan hak anak anak saya dan nama baik suami saya," ujarnya dengan suara yang bergetar.


Suaminya telah dipermalukan di depan mata, membuatnya shock dan tidak bisa berbuat apa-apa. Meskipun telah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian, namun belum ada titik terang dari permasalahan yang ia hadapi.


"Saya meminta kepada semua nya untuk membantu saya ataupun mensupport saya mencari keadilan untuk suami dan anak saya," katanya dengan harapan yang besar.


Ia berharap agar pihak terkait dapat segera mengambil tindakan dan memberikan keadilan bagi dirinya dan keluarganya.


Tim Red

Kades Sungai Rambai Dilaporkan ke APH atas Dugaan Penggelapan Gaji Rp200 Juta Lebih, Aparat Diminta Bertindak Tegas




TOP investigasi|Kampar, Riau – Kepala Desa Sungai Rambai, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Dedi Kandar, SY., SH., MH., dilaporkan ke aparat penegak hukum atas dugaan penggelapan gaji perangkat desa dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dengan total nilai lebih dari Rp200 juta untuk periode 2025–2026.

Laporan resmi disampaikan ke Polres Bangkinang oleh Zani Zulkarnain alias Zani yang mengatasnamakan para perangkat desa dan anggota BPD yang mengaku tidak menerima hak gaji sebagaimana mestinya. Dalam laporan tersebut turut dilampirkan daftar nama korban serta rincian nominal yang diduga belum dibayarkan.

Para pelapor mendesak aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan menyeluruh, termasuk pemeriksaan dokumen pencairan anggaran dan audit pengelolaan keuangan desa.

Berpotensi Pidana Jika Unsur Terpenuhi

Dugaan ini menyangkut pengelolaan dana desa yang merupakan bagian dari keuangan negara. Jika terbukti terdapat unsur penyalahgunaan kewenangan atau perbuatan melawan hukum, perkara ini berpotensi masuk ranah pidana.

Sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 1 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Indonesia adalah negara hukum. Setiap penyelenggara pemerintahan, termasuk kepala desa, wajib tunduk pada hukum dan prinsip akuntabilitas.

Secara normatif, dugaan penggelapan dapat dijerat dengan ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang penggelapan. Apabila ditemukan unsur merugikan keuangan negara dan penyalahgunaan jabatan, ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 dapat diterapkan, dengan ancaman pidana penjara, denda, serta kewajiban pengembalian kerugian negara.

Pengamat tata kelola pemerintahan desa menilai, keterlambatan atau tidak dibayarkannya hak perangkat desa dalam jumlah signifikan harus ditelusuri secara transparan guna mencegah preseden buruk dalam pengelolaan dana publik.

Desakan Transparansi dan Tanpa Intervensi

Masyarakat berharap aparat penegak hukum bekerja profesional, independen, dan tanpa intervensi pihak mana pun. Prinsip equality before the law harus ditegakkan agar tidak muncul kesan hukum tumpul terhadap pejabat publik.

Audit terhadap penggunaan dana desa dinilai penting untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan sistemik.

Hak Jawab Dibuka

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kepala Desa Sungai Rambai belum memberikan keterangan resmi terkait laporan tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan.

Redaksi menegaskan pemberitaan ini disusun sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik dengan menjunjung asas praduga tak bersalah. Yang bersangkutan tetap dianggap tidak bersalah sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak Kepala Desa Sungai Rambai maupun pihak terkait lainnya demi keberimbangan dan akurasi informasi.

Perkembangan kasus ini akan terus dipantau sesuai proses hukum yang berjalan.

Tim

Polsek Jajaran Polres Kuansing Gencarkan Green Policing, Kapolres: Jaga Alam Demi Generasi Mendatang




TOP investigasi|KUANTANSINGINGI,– Polres Kuantan Singingi (Kuansing) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Unggulan Kapolda Riau melalui gerakan Green Policing. Jajaran Polres Kuansing bersama seluruh Polsek melaksanakan kegiatan penghijauan dan penyuluhan cinta lingkungan di sejumlah wilayah, sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam. Senin (23/2/2026),


Kapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Green Policing merupakan wujud nyata kehadiran Polri yang tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga lingkungan hidup.


“Melalui program Green Policing, Polri tidak hanya berperan dalam penegakan hukum, tetapi juga hadir menjaga kehidupan, merawat alam, dan membangun kesadaran generasi muda untuk peduli terhadap lingkungan,” ujar AKBP Hidayat.


Di Kecamatan Singingi, kegiatan dipusatkan di SDN 03 Desa Pulau Padang. Kapolsek Singingi yang diwakili Kanit Binmas IPDA Hendra Arif, S.H., bersama Bhabinkamtibmas memberikan edukasi kepada para siswa tentang Gerakan Gen Z Cinta Lingkungan dan Peduli Hutan. Penyuluhan dikemas secara interaktif sehingga para siswa tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan, terutama terkait pentingnya menjaga kebersihan, merawat pohon, serta melestarikan hutan sebagai aset masa depan.


Sebagai aksi nyata, dilakukan penanaman dua bibit pohon lengkeng di halaman sekolah yang melibatkan kepala sekolah, dewan guru, serta siswa-siswi. Penanaman tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menanamkan nilai kepedulian lingkungan sejak usia dini.


“Kami ingin membentuk anak-anak sebagai generasi penerus yang mencintai hutan, menjaga kebersihan, dan memahami pentingnya keseimbangan alam. Jika kesadaran itu tumbuh sejak sekarang, masa depan Kuansing akan lebih hijau dan lestari,” tambah Kapolres.


Sementara itu, di Desa Sako, Kecamatan Pangean, jajaran Polsek Pangean melaksanakan sosialisasi Green Policing kepada masyarakat yang dirangkaikan dengan penanaman satu batang bibit pohon kelapa di pekarangan Kantor PPL Desa Sako. Kegiatan ini menegaskan bahwa perlindungan lingkungan hidup merupakan bagian integral dari tugas kepolisian modern yang humanis dan responsif terhadap tantangan zaman.


Penghijauan juga dilakukan di Desa Rawang Aguong, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, melalui penanaman bibit pohon cokelat. Personel Polri bersama masyarakat setempat bergotong royong menanam pohon sebagai upaya mengurangi dampak polusi sekaligus menjaga keseimbangan alam secara berkelanjutan.


AKBP Hidayat Perdana menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar serta mendapat respons positif dari masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen untuk terus bersinergi dalam menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan yang lebih baik.


“Green Policing adalah komitmen bersama. Alam yang kita rawat hari ini adalah warisan berharga bagi generasi mendatang. Polri akan terus hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjaga harapan,” tutupnya.


Dengan semangat Melindungi Tuah Menjaga Marwah, Polres Kuansing berkomitmen menjadikan kepedulian lingkungan sebagai bagian dari pengabdian nyata kepada masyarakat.


Sumber: Humas Polres Kuatan Singingi

Progres Jembatan Merah Putih Presisi di Pucuk Rantau Capai 78 Persen




TOP investigasi|KUANTANSINGINGI,– Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang menjadi akses vital penghubung Desa Muara Petai dengan Desa Muara Tiu Makmur, Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuantan Singingi, terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki hari ke-14 pengerjaan, progres fisik pembangunan telah mencapai 78 persen. Senin (23/2/2026).


Kegiatan pembangunan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB tersebut melibatkan total 30 personel gabungan Polres Kuantan Singingi. Rinciannya terdiri dari 5 personel Brimob, 3 personel Sabhara, 2 personel Polairud, serta 20 personel gabungan Polres dan Polsek jajaran. Selain itu, kegiatan ini juga didukung oleh lima teknisi serta partisipasi aktif masyarakat setempat.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.


“Jembatan ini menjadi akses penyeberangan yang sangat penting bagi masyarakat Desa Muara Petai dan Desa Muara Tiu Makmur. Kami ingin memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana agar segera dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial warga,” ujar AKBP Hidayat Perdana.


Pada hari ke-14 ini, pekerjaan difokuskan pada pemasangan kerangka plat bordes atau pijakan jembatan serta pengecoran jalan penghubung menuju jembatan di sisi seberang. Seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan perencanaan teknis dan jadwal yang telah ditetapkan.


Dalam pelaksanaannya, personel dan teknisi menggunakan berbagai peralatan seperti mesin las, gerinda tangan, bor, catrol, hingga peralatan manual seperti cangkul dan tembilang untuk mendukung kelancaran pekerjaan.


Kapolres menegaskan bahwa pembangunan ini mengedepankan semangat gotong royong antara Polri dan masyarakat. Keterlibatan warga setempat menjadi bukti kuatnya sinergitas dalam membangun fasilitas umum demi kepentingan bersama.


“Kami berharap Jembatan Merah Putih Presisi ini nantinya dapat menjadi simbol kebersamaan dan semangat persatuan. Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan dan mitra masyarakat,” tambahnya.


Dengan progres yang telah mencapai 78 persen dan pekerjaan yang berjalan sesuai rencana, pembangunan jembatan gantung tersebut ditargetkan segera rampung dan dapat digunakan masyarakat dalam waktu dekat. Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antar desa serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Pucuk Rantau.


Sumber: Humas Polres Kuatan Singingi

KUANTANSINGINGI,– Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang menjadi akses vital penghubung Desa Muara Petai dengan Desa Muara Tiu Makmur, Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuantan Singingi, terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki hari ke-14 pengerjaan, progres fisik pembangunan telah mencapai 78 persen. Senin (23/2/2026).


Kegiatan pembangunan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB tersebut melibatkan total 30 personel gabungan Polres Kuantan Singingi. Rinciannya terdiri dari 5 personel Brimob, 3 personel Sabhara, 2 personel Polairud, serta 20 personel gabungan Polres dan Polsek jajaran. Selain itu, kegiatan ini juga didukung oleh lima teknisi serta partisipasi aktif masyarakat setempat.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.


“Jembatan ini menjadi akses penyeberangan yang sangat penting bagi masyarakat Desa Muara Petai dan Desa Muara Tiu Makmur. Kami ingin memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana agar segera dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial warga,” ujar AKBP Hidayat Perdana.


Pada hari ke-14 ini, pekerjaan difokuskan pada pemasangan kerangka plat bordes atau pijakan jembatan serta pengecoran jalan penghubung menuju jembatan di sisi seberang. Seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan perencanaan teknis dan jadwal yang telah ditetapkan.


Dalam pelaksanaannya, personel dan teknisi menggunakan berbagai peralatan seperti mesin las, gerinda tangan, bor, catrol, hingga peralatan manual seperti cangkul dan tembilang untuk mendukung kelancaran pekerjaan.


Kapolres menegaskan bahwa pembangunan ini mengedepankan semangat gotong royong antara Polri dan masyarakat. Keterlibatan warga setempat menjadi bukti kuatnya sinergitas dalam membangun fasilitas umum demi kepentingan bersama.


“Kami berharap Jembatan Merah Putih Presisi ini nantinya dapat menjadi simbol kebersamaan dan semangat persatuan. Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan dan mitra masyarakat,” tambahnya.


Dengan progres yang telah mencapai 78 persen dan pekerjaan yang berjalan sesuai rencana, pembangunan jembatan gantung tersebut ditargetkan segera rampung dan dapat digunakan masyarakat dalam waktu dekat. Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antar desa serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Pucuk Rantau.


Sumber: Humas Polres Kuatan Singingi

Segera Diresmikan, Kapolda Riau Cek Jembatan Merah Putih di Kampar




TOP investigasi|Kampar. Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang berlokasi di Desa Gobah, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan infrastruktur sebelum diresmikan.


Dalam pengecekan tersebut, Kapolda Riau didampingi oleh sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Riau, di antaranya Karo SDM Kombes Boy Jeckson Situmorang, Dansat Brimob Kombes I Ketut Gede Adi Wibawa, Kepala SPN Kombes Indra Duaman, dan Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, pada Senin (23/2/2026).


Jembatan Merah Putih Presisi ini memiliki spesifikasi panjang 27,5 meter dengan lebar 4 meter. Infrastruktur ini dirancang cukup kokoh sehingga dapat dilintasi oleh kendaraan roda empat (mobil), yang diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan ekonomi warga setempat.


Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, menyampaikan sejumlah catatan penting dari Kapolda Riau selama peninjauan berlangsung. Fokus utama Kapolda adalah memastikan kelayakan lokasi sebelum diresmikan yang direncanakan akan dihadiri oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.


"Insya Allah, peresmian jembatan oleh Bapak Kapolri akan dilaksanakan di lokasi ini. Oleh karena itu, persiapan sarana pendukung seperti jalur masuk dan kebersihan lingkungan menjadi prioritas kami saat ini," ujar AKBP Boby.


Dalam pengecekan tersebut, Kapolda Riau meminta agar area di seputaran jembatan dibersihkan secara maksimal agar tampak rapi saat peresmian. Penekanan khusus diberikan pada kesiapan lokasi helipad dan jalur masuk yang akan dilalui oleh Kapolri.


Kegiatan peninjauan yang dimulai sekira pukul 15.30 WIB tersebut berjalan dengan aman dan terkendali. Kehadiran Jembatan Merah Putih Presisi ini menjadi bukti nyata sinergi Polri dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat di pelosok daerah.


Pada kesempatan tersebut, Irjen Herry Heryawan dan rombongan juga sempat berkunjung ke sekolah dasar. Di sana, Kapolda membagikan bantuan berupa alat tulis kepada para murid.

20 Pegawai Lapas Pekanbaru Naik Pangkat, Kalapas Yuniarto: Momentum Perkuat Integritas dan Profesionalisme!




TOP investigasi|Pekanbaru, INFO_PAS – Sebanyak 20 orang pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru resmi menerima kenaikan pangkat dalam sebuah upacara yang berlangsung khidmat di Aula Sahardjo Lapas Pekanbaru. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas dan dihadiri oleh seluruh jajaran pejabat struktural serta pegawai Lapas Pekanbaru, Senin (23/02/2026).


Upacara diawali dengan penghormatan kepada pembina upacara dan pembacaan Surat Keputusan kenaikan pangkat. Dalam amanatnya, Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar bentuk penghargaan atas masa kerja, tetapi juga wujud kepercayaan dan tanggung jawab yang lebih besar dalam menjalankan tugas Pemasyarakatan.


“Kenaikan pangkat ini hendaknya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan integritas, profesionalisme, dan kinerja dalam memberikan pelayanan terbaik, baik kepada warga binaan maupun kepada masyarakat,” ungkap Yuniarto.


Ia juga menekankan pentingnya menjaga komitmen terhadap tugas dan fungsi Pemasyarakatan, serta memperkuat sinergi antarpegawai dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif.


Prosesi dilanjutkan dengan penyematan tanda pangkat baru kepada perwakilan pegawai yang naik pangkat, disaksikan oleh seluruh peserta upacara. Suasana haru dan bangga turut mewarnai momen tersebut, terutama bagi para pegawai yang telah menunjukkan dedikasi dan loyalitas selama bertugas.


Dengan kenaikan pangkat ini, diharapkan ke-20 pegawai tersebut semakin bersemangat dalam mengemban amanah serta berkontribusi aktif dalam mewujudkan sistem Pemasyarakatan yang lebih baik di Lapas Pekanbaru.

Syukuran STM IKMH Provinsi Riau " Kita Hebat Karena Lewat Kebersamaan dan Saling Junjung Tinggi Nama Baik Marga Hura di Perantauan




TOP investigasi|PELALAWAN - Doa Syukuran dan silaturahmi STM ( Serikat Tolong Menolong ) IKMH ( Ikatan Keluarga Marga Hura) provinsi Riau berjalan dengan hikmat, dengan tawa dan canda, Acara yang dihadiri seluruh keluarga marga Hura bersama anak dan istri, bertempat di jalan Koridor RAPP desa Pangkalan Gondai kabupaten Pelalawan ( Minggu 22/2/2026) 


Acara diawali dengan sambutan yel- yel kebersamaan marga Hura" Siapa kita -;marga Hura....

Marga Hura - Maju Terus.....

Pantang mundur - Yes...Yes...Yes.....berikan Yel..Yel...marga Hura terkumandangkan dan memecah sambutan yang meriah .....


Dalam sambutannya ketua umum Yapirman Hura " hari ini saya merasa bangga dan bersyukur atas kemurahan dan kebaikan Tuhan lewat kehadiran bapak /ibu keluarga marga Hura provinsi Riau kiranya kebersamaan dan kekompakan semakin solid dan bersatu, baik dalam suka maupun duka.


" Syukuran yang kita laksanakan hari ini terjalin atas kesadaran dan mimpi kita bersama di tanah perantauan, kita menyadari semua berkat kebaikan Tuhan Yesus kita boleh ada di Bumi Lancang Kuning Provinsi Riau yang menjanjikan untuk kita mencari hidup yang lebih baik dan diberkati.


" STM IKMH adalah wadah tempat kita bersama, tempat kita berdiskusi, tempat kita mencurahkan isi hati kita satu sama lain, mudah-mudahan STM IKMH adalah garda terdepan dalam kebersamaan dan kekompakan.


" Harapan saya kepada keluarga besar STM IKMH, Yapirman Hura berjanji akan tetap memberikan sepenuh hati dalam menjalankan roda organisasi, izinkan saya untuk berbenah dan memperbaiki kearah yang lebih baik lagi, izinkan saya untuk tetap membesarkan STM IKMH, satu kata dari saya satukan hati dan solid , kita bisa karena kita bersama, tuturnya.


Yapirman Hura menambahkan, semua kita marga Hura di Provinsi Riau harus bermimpi untuk sukses bersama, seperti halnya saya pada tahun 2024 ikut berkompetisi dalam bursa calon anggota legislatif periode 2024-2029, namun meskipun saya belum terpilih saya tetap optimis positif. 


Saya juga menghimbau kepada bapak /ibu keluarga besar marga Hura yang hadir, tak luput saya sampaikan semua kita keluarga satu silsilah dari kampung halaman, mari kita siapkan mental kita untuk bermimpi menjadi kuat, menjadi besar menjadi punya Marwah tersendiri khusus nya kita jaga Marwah marga Hura di provinsi Riau.


" Lewat doa syukuran STM IKMH tahun 2026 pesan saya " jaga nama baik marga Hura dan jalin kekompakan, jalin silaturahmi, dan bahkan jalin terus kemajuan kita bersama, berikan informasi setiap saat lewat Account WA Group baik suka maupun duka, saya akan terus memberikan hati dan terus kita benahi kekeluargaan yang harmonis di dalam nama Tuhan Yesus sang juru selamat' umat manusia, tutupnya.


Usai sambutan dari ketua umum STM IKMH acara berlanjut dengan ibadah yang dipimpin Elisa Hura ( tokoh rohani , bapak A, Rika Hura) pesan rohani yang disampaikan tokoh rohani dengan Thema " Perkumpulan Saling Menolong dan Saling Melayani ( Galatia 6:2 , Yohanes 12 : 26)


Sub Thema " Perkumpulan Serikat Tolong Menolong Ikatan Marga Hura Provinsi Riau Membangun Rasa Saling Menolong, Peduli Melayani dan Saling Menghargai Perbedaan' 


Dalan khotbahnya " Setiap kita yang hidup adalah milik nya Tuhan, anak - anak Tuhan yang patuh dan taat dengan Tuhan pasti diberkati Tuhan, sama hal nya dengan STM IKMH yang menyelenggarakan acara doa syukuran hari ini saya melihat suatu kekompakan yang luar biasa.


" STM IKMH adalah organisasi yang kuat dan kompak, kiranya lewat doa syukuan hari ini STM IKMH diberkati Tuhan Yesus baik dari segi iman kepercayaan bahkan diberkati lewat kemurahan dan kebaikan Tuhan Yesus....apapun yang menjadi profesi pekerjaan semua umat diberkati Tuhan, ucap tokoh rohani.


Tak luput tokoh rohani mengingatkan kembali, dimanapun bapak /ibu berada , apapun pekerjaan bapak/ibu, semoga Tuhan Yesus menolong bapak /ibu dan memberikan kesehatan, jalin terus kekompakan dan jalin terus ibadah kita kepada Tuhan sebab tanpa ikut campur tangan Tuhan dalam hidup kita mustahil semua yang kita impikan tercapai, tutup nya.


Ibadah singkat yang dipimpin tokoh rohani sekaligus untuk membuka dan melanjutkan kegiatan dengan makan bersama dan pembagian Sumange ( istilah adat Nias) bahkan beberapa lagu- lagu populer Nias turun dilantunkan untuk menghibur dan sekaligus mengenang kampung halaman lewat lagu.


Turut hadir Pembina STM IKMH Riau Salim Saputra Hura, Faonaso Hura.

Dewan Penasehat , Nati Hura, Aris Hura, Umar Hura, Sekhi Atulo Hura Buyung Hura.


Dewan Pengurus 

Ketua Umum Yapirman Hura.

Wakil ketua Elisa Hura 

Wakil ketua 2 Talinama Hura.

Sekretaris Batasi Hura

Bendahara Rido Firmansyah Hura.


Tamu undangan dari pengurus STM IKMH kabupaten Kampar, STM IKMH kota Pekanbaru , Siak dan Pelalawan.




Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan secara bersama menyampaikan salam Yel...Yel.....marga Hura


Siapa kita - marga Hura....

Marga Hura - Maju Terus.....

Pantang mundur - Yes...Yes...Yes.....


Liputan Tim.

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done