Progres Jembatan Merah Putih Presisi di Pucuk Rantau Capai 78 Persen - TOP INVESTIGASI

Senin, 23 Februari 2026

Progres Jembatan Merah Putih Presisi di Pucuk Rantau Capai 78 Persen




TOP investigasi|KUANTANSINGINGI,– Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang menjadi akses vital penghubung Desa Muara Petai dengan Desa Muara Tiu Makmur, Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuantan Singingi, terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki hari ke-14 pengerjaan, progres fisik pembangunan telah mencapai 78 persen. Senin (23/2/2026).


Kegiatan pembangunan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB tersebut melibatkan total 30 personel gabungan Polres Kuantan Singingi. Rinciannya terdiri dari 5 personel Brimob, 3 personel Sabhara, 2 personel Polairud, serta 20 personel gabungan Polres dan Polsek jajaran. Selain itu, kegiatan ini juga didukung oleh lima teknisi serta partisipasi aktif masyarakat setempat.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.


“Jembatan ini menjadi akses penyeberangan yang sangat penting bagi masyarakat Desa Muara Petai dan Desa Muara Tiu Makmur. Kami ingin memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana agar segera dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial warga,” ujar AKBP Hidayat Perdana.


Pada hari ke-14 ini, pekerjaan difokuskan pada pemasangan kerangka plat bordes atau pijakan jembatan serta pengecoran jalan penghubung menuju jembatan di sisi seberang. Seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan perencanaan teknis dan jadwal yang telah ditetapkan.


Dalam pelaksanaannya, personel dan teknisi menggunakan berbagai peralatan seperti mesin las, gerinda tangan, bor, catrol, hingga peralatan manual seperti cangkul dan tembilang untuk mendukung kelancaran pekerjaan.


Kapolres menegaskan bahwa pembangunan ini mengedepankan semangat gotong royong antara Polri dan masyarakat. Keterlibatan warga setempat menjadi bukti kuatnya sinergitas dalam membangun fasilitas umum demi kepentingan bersama.


“Kami berharap Jembatan Merah Putih Presisi ini nantinya dapat menjadi simbol kebersamaan dan semangat persatuan. Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan dan mitra masyarakat,” tambahnya.


Dengan progres yang telah mencapai 78 persen dan pekerjaan yang berjalan sesuai rencana, pembangunan jembatan gantung tersebut ditargetkan segera rampung dan dapat digunakan masyarakat dalam waktu dekat. Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antar desa serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Pucuk Rantau.


Sumber: Humas Polres Kuatan Singingi

KUANTANSINGINGI,– Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang menjadi akses vital penghubung Desa Muara Petai dengan Desa Muara Tiu Makmur, Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuantan Singingi, terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki hari ke-14 pengerjaan, progres fisik pembangunan telah mencapai 78 persen. Senin (23/2/2026).


Kegiatan pembangunan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB tersebut melibatkan total 30 personel gabungan Polres Kuantan Singingi. Rinciannya terdiri dari 5 personel Brimob, 3 personel Sabhara, 2 personel Polairud, serta 20 personel gabungan Polres dan Polsek jajaran. Selain itu, kegiatan ini juga didukung oleh lima teknisi serta partisipasi aktif masyarakat setempat.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.


“Jembatan ini menjadi akses penyeberangan yang sangat penting bagi masyarakat Desa Muara Petai dan Desa Muara Tiu Makmur. Kami ingin memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana agar segera dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial warga,” ujar AKBP Hidayat Perdana.


Pada hari ke-14 ini, pekerjaan difokuskan pada pemasangan kerangka plat bordes atau pijakan jembatan serta pengecoran jalan penghubung menuju jembatan di sisi seberang. Seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan perencanaan teknis dan jadwal yang telah ditetapkan.


Dalam pelaksanaannya, personel dan teknisi menggunakan berbagai peralatan seperti mesin las, gerinda tangan, bor, catrol, hingga peralatan manual seperti cangkul dan tembilang untuk mendukung kelancaran pekerjaan.


Kapolres menegaskan bahwa pembangunan ini mengedepankan semangat gotong royong antara Polri dan masyarakat. Keterlibatan warga setempat menjadi bukti kuatnya sinergitas dalam membangun fasilitas umum demi kepentingan bersama.


“Kami berharap Jembatan Merah Putih Presisi ini nantinya dapat menjadi simbol kebersamaan dan semangat persatuan. Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan dan mitra masyarakat,” tambahnya.


Dengan progres yang telah mencapai 78 persen dan pekerjaan yang berjalan sesuai rencana, pembangunan jembatan gantung tersebut ditargetkan segera rampung dan dapat digunakan masyarakat dalam waktu dekat. Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antar desa serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Pucuk Rantau.


Sumber: Humas Polres Kuatan Singingi

Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done